PENDIRIAN PENDIDIKAN DOKTER DI SULAWESI BARAT
- Tanggal 20-22 Mei 2024 bertempat di Hotel Aston Makassar diadakan Bimtek penyusunan proposal Program Studi Kedokteran, Bimtek dihadiri seluruh Tim task force Pembukaan Fakultas Kedokteran Unsulbar. Direktorat Kelembagaan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi menugaskan Denny Kurniawan, M.Sc.,Ph.D dan dr. Liliana Sugiharto, MS.,PA (K) sebagai Narasumber pada Bimtek kali ini. Rektor Universitas Sulawesi Barat Prof, Dr. Muhammad Abdy, M. Si hadir bersama Wakil Rektor I Dr.Eng.,Ir.,Zulfajri Basri Hasanuddin, M.Eng, Wakil Rektor II Prof.,Oslan Jumadi, S.Si, M. Phil.,Ph.D, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Prof.,Dr.,Muzakkir.,M.Kes beserta wakil Dekan I dan Wakil Dekan II. Selain Tim task force Bimtek kali ini juga melibatkan perwakilan dokter spesialis, perwakilan organisasi profesi dokter yang terdiri atas pengurus IDI wilayah Sulawesi Barat, IDI Kabupaten Majene dan IDI Polewali Mandar, Direktur Rumah Sakit Hajjah Andi Depu Polewali Mandar dan perwakilan direktur RSU Kabupaten Majene. Tim Task Force dalam perbaikan borang/instrumen pengajuan prodi kedokteran didampingi tim pendamping dari Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman.
- Tanggal 8 Agustus 2024 Tim Evaluator yang merupakan kolaborasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM PTKes), Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia (ARSPI), Asosiasi Institusi Pendidikan Kedoyeran Indonesia (AIPKI), Ditjen Kelembagaan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi melakukan kunjungan ke Unsulbar dalam mengevaluasi kesiapan Universitas Sulawesi Barat dalam upaya untuk membuka Program Studi Kedokteran.
- Hasil Evaluasi lapangan per hari ini, Kamis tanggal Delapan Agustus Dua Ribu Dua Puluh Empat usulan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter program profesi pada Universitas Sulawesi Barat, dinyatakan pada saat ini belum memenuhi untuk saat ini, pengusul disarankan segera melakukan perbaikan sesuai rekomendasi dalam waktu 2 minggu. Demikian hasil evaluasi pembukaan program studi kedokteran yang dibacakan oleh Dr. dr. Maftucha Rochmanti, M.Kes.
- 19 November 2024; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia secara resmi mengeluarkan keputusan dengan nomor 1/A/O/2024 terkait izin pembukaan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi di Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar). Keputusan ini menjadi tonggak penting bagi pengembangan pendidikan kesehatan di wilayah Sulawesi Barat.

Pembukaan program studi ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga medis di tingkat lokal, nasional, maupun global, sekaligus mendukung visi Unsulbar untuk unggul dalam pengembangan sumber daya manusia, ilmu pengetahuan, dan teknologi berbasis budaya untuk memecahkan masalah lokal, nasional, dan global.
*)Penulis: Ishak, S.Ft.,Physio.,C.CHT (Sekretaris Pembukaan PSPD Unsulbar)


