KOMITE MEDIK RSU MAJENE KE UNSULBAR, ADA APA?

66

Rombongan Komite Medik RSU Majene yang dipimpin oleh ketua dr. Zulfatma, Sp.OG mengunjungi Unsulbar bersama dengan dokter spesialis lainnya (20/12/21). Mereka diterima di gedung Theater gedung kembar. Rektor Unsulbar Akhsan Djalaluddin bersama wakil rektor II berkesempatan untuk menemui dan berdiskusi dengan rombongan Komite Medik RSU Majene.

Kedatangan Komite Medik RSU Majene ini merujuk pada surat Rektor Unsulbar yang ditujukan ke Direktur RSU Majene tentang Permintaan kesediaan dokter spesialis di RS tersebut untuk menjadi tenaga dosen sehubungan dengan rencana Fikes Unsulbar untuk membuka Program Studi Kedokteran.

Beberapa hal yang menjadi bahan diskusi diantara pihak Unsulbar yang ikut hadir pada pertemuan ini diantaranya Dekan Fikes beserta Wakil Dekan, Kabiro, Ketua SPMI dengan pihak Komite Medik RSU Majene diantaranya adalah mengenai status kepegawaian mereka setelah menyatakan kesediaan untuk menjadi tenaga dosen di program studi Kedokteran nantinya.


Penjelasan yang diberikan oleh pihak Unsulbar dari Rektor, WR, Dekan Fikes maupun Kabiro hampir senada bahwa ada dua opsi yang bisa dipilih oleh para dokter spesialis tersebut yaitu tetap menjadi pegawai Pemkab dan bekerja di RS akan tetapi mengajar di Unsulbar sebagai dosen tidak tetap atau pindah kepegawaian ke Unsulbar dan beralih jadi dosen tetap akan tetapi tetap bisa melakukan praktek/ pelayanan di RS.

Hal lain yang di sampaikan dalam pertemuan ini adalah upaya untuk peningkatan type RSU Majene untuk menjadi type B, salah seorang dari Komite Medik RSU Majene menjelaskan bahwa saat ini perubahan atau peningkatan type RS ke type B lebih dipermudah dengan syarat utamanya adalah jumlah bed sebanyak 250 tentunya dengan gedung atau ruang untuk penempatan bed tersebut, adapun hal lain yang juga menjadi syarat untuk upgrade type RS ini dapat menyusul.*)